-->

PROJECT IMPLEMENTASI SISTEM PENJUALAN BERBASIS ERP DAN PENYIMPANAN FILE TERINTEGRASI MENGGUNAKAN ODOO, CASAOS, DAN TAILSCALE

Anissa Zalzabella Budiyati
0

 

PROJECT IMPLEMENTASI SISTEM PENJUALAN BERBASIS ERP DAN PENYIMPANAN FILE TERINTEGRASI MENGGUNAKAN ODOO, CASAOS, DAN TAILSCALE


Ainan Zuhairoh,  Anissa Zalzabella Budiyati, Muhammad Zaidan Rohmatullah, 

Rizal Surya Putra

 

Teknik Elektro, Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital

Politeknik Negeri Malang

 


PENDAHULUAN

    Perkembangan teknologi informasi saat ini mendorong banyak perusahaan untuk beralih dari sistem kerja manual menuju sistem digital yang terintegrasi. Salah satu solusi yang banyak digunakan adalah Enterprise Resource Planning (ERP), yaitu sistem yang mampu mengelola berbagai proses bisnis dalam satu platform, mulai dari penjualan, manajemen pelanggan, hingga penyimpanan data.

Pada proyek ini dilakukan implementasi sistem penjualan berbasis ERP menggunakan Odoo yang diintegrasikan dengan CasaOS sebagai media penyimpanan file server dan Tailscale sebagai jaringan VPN private untuk akses jarak jauh yang aman. Sistem ini dirancang agar pengguna dapat mengelola data penjualan, menyimpan dokumen, serta mengakses server dari berbagai lokasi melalui jaringan privat.

Implementasi ini bertujuan untuk memahami konsep integrasi layanan ERP, file server, dan jaringan virtual private network dalam mendukung sistem bisnis modern berbasis jaringan komputer.

 

LATAR BELAKANG

    Pengelolaan data penjualan secara manual sering menimbulkan berbagai permasalahan seperti pencatatan yang tidak rapi, kesulitan pencarian data, serta risiko kehilangan dokumen. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang mampu mengintegrasikan proses bisnis dan penyimpanan data dalam satu infrastruktur yang efisien.

Odoo merupakan salah satu platform ERP berbasis open source yang menyediakan berbagai modul bisnis seperti penjualan, inventaris, akuntansi, dan customer management. Dengan antarmuka berbasis web, Odoo memudahkan pengguna dalam mengelola transaksi secara terpusat.

Selain sistem ERP, penyimpanan file juga menjadi bagian penting dalam operasional bisnis. CasaOS digunakan sebagai server penyimpanan berbasis web yang memudahkan pengelolaan file dalam jaringan lokal maupun remote.

Agar sistem dapat diakses dengan aman dari luar jaringan lokal, digunakan Tailscale yang memanfaatkan teknologi VPN berbasis WireGuard. Dengan Tailscale, seluruh perangkat dapat saling terhubung dalam jaringan privat tanpa konfigurasi jaringan yang rumit.

Melalui proyek ini, mahasiswa dapat mempelajari integrasi sistem ERP, server storage, dan virtual private network dalam satu sistem berbasis jaringan modern.

 

TUJUAN PROJECT

Adapun tujuan dari proyek ini adalah:

  • Mempelajari konsep dasar Enterprise Resource Planning (ERP).
  • Mengimplementasikan Odoo sebagai sistem penjualan berbasis web.
  • Mengintegrasikan CasaOS sebagai media penyimpanan file server.
  • Menghubungkan server menggunakan Tailscale untuk akses remote yang aman.
  • Membangun sistem terintegrasi antara ERP dan penyimpanan data.
  • Memahami penerapan jaringan komputer pada sistem bisnis modern.

 

PERANGKAT DAN SOFTWARE YANG DIGUNAKAN

Perangkat Keras :

  • Laptop / PC Server
  • Laptop Client
  • Smartphone Android
  • Router / Jaringan Internet

Perangkat Lunak :

  • Ubuntu Server / Linux
  • Odoo ERP
  • CasaOS
  • Tailscale
  • Docker
  • Web Browser

KONSEP DASAR SISTEM

    Pada proyek ini server utama menjalankan Odoo sebagai sistem ERP penjualan dan CasaOS sebagai media pengelolaan file. Seluruh layanan dapat diakses melalui jaringan lokal maupun jaringan privat Tailscale.

Alur kerja sistem adalah sebagai berikut :

  1. Server terhubung ke jaringan internet.
  2. Odoo dijalankan untuk mengelola data penjualan dan pelanggan.
  3. CasaOS digunakan untuk menyimpan file dan dokumen bisnis.
  4. Tailscale menghubungkan seluruh perangkat dalam jaringan VPN privat.
  5. Client mengakses Odoo dan file server melalui browser.
  6. Data transaksi dan file dapat diakses secara aman dari berbagai lokasi.

Dengan konsep tersebut, sistem mampu menyediakan layanan manajemen bisnis dan penyimpanan data yang terintegrasi dalam satu jaringan.

 

LANGKAH IMPLEMENTASI

1. Instalasi Odoo

Tahap pertama adalah menginstal Odoo pada server Linux menggunakan Docker atau package installer. Setelah instalasi selesai, dashboard Odoo dapat diakses melalui browser menggunakan alamat IP server.

2. Konfigurasi Modul Penjualan

Pada dashboard Odoo dilakukan konfigurasi modul Sales untuk mengelola:

  • Data pelanggan
  • Produk
  • Transaksi penjualan
  • Invoice

Setiap transaksi yang dilakukan akan tersimpan secara otomatis pada database sistem.

3. Instalasi CasaOS

CasaOS diinstal pada server sebagai media pengelolaan file berbasis web.

Fitur yang digunakan antara lain:

  • Upload file
  • Penyimpanan dokumen
  • Sharing file dalam jaringan
  • Monitoring storage server

Dengan CasaOS, file bisnis dapat disimpan dan diakses secara terpusat.

4. Konfigurasi Tailscale

Tailscale diinstal pada server dan perangkat client untuk membangun jaringan VPN privat.

Konfigurasi meliputi:

  • Login akun Tailscale
  • Menghubungkan perangkat ke tailnet
  • Pengujian koneksi antar perangkat

Jika berhasil, perangkat akan memperoleh IP virtual Tailscale dan dapat saling terhubung secara aman.

5. Pengujian Sistem

Setelah seluruh layanan berjalan, dilakukan pengujian sistem:

  • Client mengakses Odoo melalui browser
  • Data penjualan berhasil ditambahkan
  • File berhasil diupload ke CasaOS
  • Server dapat diakses melalui jaringan Tailscale dari luar jaringan lokal

Hasil pengujian menunjukkan seluruh layanan dapat berjalan dengan baik dan saling terintegrasi.

FLOWCHART


  1. User membuka browser
  2. User login ke sistem Odoo
  3. User mengelola data penjualan
  4. Data tersimpan pada database server
  5. File pendukung diupload ke CasaOS
  6. Tailscale menghubungkan perangkat secara privat
  7. Sistem dapat diakses dari jaringan lokal maupun remote

ARSITEKTUR SISTEM


 

Arsitektur sistem terdiri dari:

  • Server Linux sebagai pusat layanan
  • Odoo sebagai ERP penjualan
  • CasaOS sebagai file storage server
  • Tailscale sebagai VPN privat
  • Client berupa laptop dan smartphone

Seluruh perangkat terhubung melalui jaringan internet dan jaringan virtual Tailscale sehingga akses data menjadi lebih fleksibel dan aman.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

 


Implementasi sistem penjualan berbasis ERP menggunakan Odoo, CasaOS, dan Tailscale berhasil dilakukan dengan baik. Sistem mampu mengintegrasikan manajemen penjualan, penyimpanan file, dan akses remote dalam satu platform.

Penggunaan Odoo memberikan kemudahan dalam pengelolaan transaksi bisnis secara terstruktur dan terpusat. CasaOS mempermudah proses penyimpanan serta manajemen file melalui antarmuka web yang sederhana. Sementara itu, Tailscale memungkinkan akses server secara aman tanpa perlu melakukan konfigurasi port forwarding yang kompleks.

Keuntungan sistem ini antara lain:

  • Data penjualan tersimpan secara terpusat
  • File dapat diakses dengan mudah
  • Sistem dapat diakses dari mana saja
  • Keamanan jaringan lebih baik menggunakan VPN privat
  • Mudah dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis

Melalui proyek ini diperoleh pemahaman mengenai integrasi ERP, file server, virtual private network, serta penerapan teknologi jaringan komputer dalam sistem bisnis modern.

 

KESIMPULAN

Proyek Implementasi Sistem Penjualan Berbasis ERP dan Penyimpanan File Terintegrasi Menggunakan Odoo, CasaOS, dan Tailscale berhasil diimplementasikan dan mampu mendukung pengelolaan bisnis secara digital dan terintegrasi.

Odoo berfungsi sebagai sistem ERP untuk mengelola transaksi penjualan, CasaOS sebagai media penyimpanan file server, dan Tailscale sebagai jaringan VPN privat untuk akses remote yang aman.

Melalui proyek ini, mahasiswa dapat memahami penerapan sistem ERP modern, manajemen storage server, serta integrasi jaringan berbasis VPN dalam mendukung kebutuhan bisnis digital. Implementasi ini juga menunjukkan bahwa teknologi open source dapat dimanfaatkan sebagai solusi yang efisien, fleksibel, dan ekonomis untuk pengembangan sistem informasi berbasis jaringan komputer.

 

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)