1. CST Studio Suite
S-Parameter adalah matriks kompleks yang menunjukkan karakteristik refleksi / transisi (amplitudo / fase) pada frekuensi domain. Tipe peralatan pengujian ini disebut dengan “stimulus/response” dan termasuk di dalamnya adalah vector network analyzers (VNA) dan time domain reflectometers (TDR). (Keysight, 2019).
Piranti dua port (two-port device) mempunyai empat sparameter yaitu 𝑆11, 𝑆12, 𝑆21 dan 𝑆22. Penonomoran S-parameter ini mempunyai makna yaitu digit pertama menunjukkan port di mana sinyal keluar dan digit kedua menunjukkan port di mana sinyal tersebut dimasukkan. Sebagai contoh 𝑆21 bermakna sinyal yang keluar di port 2 diukur relatif terhadap sinyal yang masuk dari port 1 seperti diilustrasikan pada Gambar 1.
Di saluran transmisi, setiap S-parameter mempunyai nama tenarnya masing-masing. 𝑆11 lebih sering disebut sebagai input reflection coefficient. 𝑆22 pun juga dikenal sebagai reflection coefficient namun secara lengkapnya disebut output reflection coefficient. 𝑆12 dikenal sebagai reverse transmission coefficient, 𝑆21 juga dikenal sebagai transmission coefficient namun lebih tepatnya adalah forward transmission coefficient.
Sesuai dengan namanya, 𝑆11 dan 𝑆22 bisa digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai ada dan besar pantulan (return loss), impedansi, admitansi dan VSWR. Sedangkan dari 𝑆12 dan 𝑆21 bisa diperoleh informasi mengenai gain / loss, fase dan group delay. Pada saluran transmisi, umumnya merupakan two-port network yang simetris yang berarti nilai 𝑆12 = 𝑆21.
2. Simulasi Pengukuran S-Parameter
Untuk menyimulasikan pengukuran s-parameter pada saluran transmisi mikrostrip menggunakan aplikasi CST Studio Suite, dibutuhkan :
Adapun langkah-langkah untuk menyimulasikan pengukuran s-parameter adalah:
𝑓𝑚𝑖𝑛 = 2 𝐺𝐻𝑧
𝑓𝑚𝑎𝑥 = 4 𝐺𝐻𝑧
𝑓𝑐𝑒𝑛𝑡𝑒𝑟 = 3 𝐺𝐻𝑧
𝑊𝑔 = 40 𝑚𝑚
𝑊 = 3,633 𝑚𝑚
𝑙𝑔 = 150 𝑚𝑚
ℎ = 1,52 𝑚𝑚
𝑡 = 0,017 𝑚𝑚
Bahan konduktor : PEC
Bahan substrat : RO3003 (loss free)
Setelah itu klik Start untuk memulai simulasi. Apabila muncul kota dialog peringatan seperti di bawah ini langsung klik OK. Proses akan memakan waktu cukup lama namun akan lebih cepat dibandingkan manual karena tidak diperlukan lagi mengganti-ganti nilai 𝑙𝑔.
|
𝑙𝑔 |
𝑍𝑟𝑒𝑓 |
𝑆21 |
|
150 mm |
… |
…Ð…° |
|
153,5 mm |
… |
…Ð…° |
|
- |
… |
…Ð…° |
|
- |
… |
…Ð…° |
|
220 mm |
… |
…Ð…° |
@bannerkuy pov selebrasi sidang sama temen roblox dibikin banner flip tema roblox aja!🤭 banner kekinian no 1 kuy order di Bannerkuy! link di bio yaa kakaa😉☝️🎓 #bannersidang #bannerwisuda #cetakbannermalang #robloxfyp #bannermalang ♬ suara asli - RenaSangPmeme - greed
3. Rangkuman
- Ketika device under test (DUT) mempunyai dua ports maka simulasi pengukuran akan menghasilkan beberapa s-parameters yaitu : 𝑆1,1, 𝑆2,2, 𝑆1,2, 𝑆2,1
- Parameter 𝑆1,1 dan 𝑆2,2 memberikan informasi terkait insertion loss atau rugi-rugi yang timbul saat daya yang ditransmisikan dibandingkan dengan daya yang masuk ke sistem.
- Parameter 𝑆1,2 dan 𝑆2,1 memberikan informasi terkait return loss yang mengindikasikan besarnya daya pantul.
4. Tugas
- Dari tabel data yang diperoleh dari simulasi, jelaskan mengenai dampak efek pertambahan panjang saluran transmisi terhadap parameter yang diamati!