-->

PENGUKURAN KAPASITANSI DAN KONDUKTANSI

Topi Hijau
0

 Kompetensi yang dicapai:

  1. Mampu merangkai jembatan universal menjadi jembatan Wien
  2. Mampu mengatur nilai-nilai resistansi potensiometer sehingga jembatan Wien benar-benar seimbang
  3. Mampu menjelaskan cara kerja jembatan Wien

1 Tuiuan Percobaan

  1. Merangkai jembatan Wien dan mengerti fungsinya.
  2. Mengukur kapasitansi kabel saluran hubung terbuka.
  3. Mengukur rugi-rugi (suceptansi paralel).
  4. Menghitung impedansi karakteristik.

2. Diagram Rangkaian

 

3. Alat-alat dan Komponen yang Digunakan

Jumlah

Nama lnstrumen /Alat

Nomor Alat

1

Generator Fungsi

 

1

Oscilloscope Dual Trace

 

1

Frequency Counter

 

1

Test probe, 10:1/1 :1, switchable

 

2

2 Probe adapter

 

1

Resistor 100 W; 1%; 0,5 W

 

1

Potensiometer 1 kW, 10 putaran

 

2

Saluran koaksial

 

1

Potensiometer 470 kW, 0,5 W

 

1

Kapasitor 10 nF, 1%

 

1

Jembatan Universal

 

1

Kabel BNC/4mm banana

 

10

Plug penghubung koaksial

 

1

Multimeter analog

 

1

Tee konector BNC*

 

4. Dasar Teori

Suatu jembatan Wien digunakan untuk pengukuran kapasitansi, resistansi dielektrik. Jembatan ini diseimbangkan oleh tegangan (R4) dan fasa (R2). Keseimbangan dilakukan dengan mengatur R4 dan R2. Nilai R2 diukur dengan ohm meter dan berikut ini berlaku saat seimbang.

CX  = C.R4 / R3                       (1)

dan

RX  = R2.R3 /R4                        

(C dalam Farad, dan R dalam W)

R adalah resistansi dielektrik yang paralel terhadap kapasitansi. 1/RX= G


Impedansi Karakteristik

Bila suatu saluran dibebani seharga impedansi karakteristiknya, maka tidak ada gelombang yang dipantulkan ke sumber gelombang. Dengan demikian penyaluran energi dapat maksimum dengan anggapan rugi-rugi pelemahan saluran diabaikan. Dengan hubungan seperti ini tegangan pada semua titik sepanjang saluran sama besamya (secara teori). Dalam kenyataan tegangan menurun sepanjang saluran yang disebabkan pelemahan kabel. Untuk frekuensi di atas 10 kHz, karakteristik impedansi dihitung dari karakteristik saluran:


Disederhanakan menjadi


Dalam suatu daerah antara (mendekati 100 kHz ke 1 MHz), efek kulit mempengaruhi R' dan L', sehingga suatu kabel HF (50 W) diukur pada frekuensi rendah, menghasilkan karakteristik yang hasilnya lebih tinggi dari impedansi karakteristik (mendekati 70 W).


Tugas lndividu : Buatlah ringkasan tentang jembatan Wien

5. Langkah Kerja

Sebelum merangkai peralatan, semua alat harus diuji kelayakan guna

Catat nomor kabel koaksial yang digunakan dan harus sama dengan nomor pada percobaan sebelumnya

Catat nomor instrumen osiloskup dan genarator fungsi

Siapkan osiloskup dalam kondisi stanby

Cek hubungan kabel BNC ke BNC, BNC ke banana dengan ohm meter 

Siapkan generator fungsi ke tampilan gelombang sinus 20 kHz 4 Vpp 

Pasang kabel koaksial ke panel modul.


5.1 Buat rangkaian seperti diagram 2.

Hubungkan saluran ke tterminal CX, RX dengan akhir saluran dihubung buka. gunakan tegangan U1 = 4 VPP 20 kHz sinus.

Pengaturan Osiloskup:

Y1(0,2 … 1 V/div; DC), TB 50 ms /div  (disesuaikan keperluan), auto, trigger; ext, U1. Seimbangkan jembatan untuk tegangan  minimum dengan  mengatur R4 dan fasa minimum dengan R2, lakukan secara bergantian.

Ukur resistansi  R4 dan R2 dengan ohm meter.

5.2 Hitung nilai CX dan RX.

5.3 Hitung C' = C/l; G' = 1/R'; R' = R/l,  panjang kabel 100 m.

5.4 Hitung impedansi karakteristik dengan persamaan (4).


6. Hasil Percobaan

Untuk 5.1

Harga potensiometer variabel 470 kW diukur dengan ohm meter sebesar:

R2=........W


Untuk 5.2

Dari persamaan (1)

C   _              Fx            n 

X -      ............ n        =

dari   persamaan     (2)

nx           n

R X=---.....-.... -n --

 

.nF


Untuk 5.3

G = 1/RX   G’ = G/100

C' = CX/l  = ……… pF/………m = ……… pF/m

G' = ……… S/ 100 = ……… S/m.

Untuk 5.4


7. Analisa Data

Diskusikan hasil pengukuran dalam satu kelompok, kaitkan hasil pengukuran dengan teori yang relevan dan diskusikan kesimpulan yang dapat dibuat

8. Kesimpulan

 Buat kesimpulan dengan mengacu ke tujuan percobaan

9. Referensi

1.Transmission Line - Lucas Nülle

2.Handbook Transmission Line


Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)