Kompetensi yang dicapai:
- Mampu mengoperasikan instrumen multimeter, osiloskup, generator fungsi dengan benar.
- Mampu melakukan pengukuran resistansi secara benar.
- Mampu membaca nilai tegangan pada osiloskup dengan benar.
- Mampu menjelaskan cara kerja jembatan wheatstone.
1. Tujuan Percobaan
Tujuan percobaan ini adalah:
- Mengenal jembatan Wheatstone dan mengerti fungsinya.
- Mengukur resistansi kabel.
- Mengukur resistansi konduktor dalam (inner) dan menghitung resistansi luar (outer).
- Mengukur resistansi kabel pada frekuensi yang berbeda.
- Menentukan frekuensi maksimum untuk jembatan Wheatstone.
2. Diagram Rangkaian
3. Alat-alat dan Komponen yang Digunakan
|
Jumlah |
Nama lnstrumen /Alat |
Nomor Alat |
|
1 |
Generator fungsi |
|
|
1 |
Oscilloscope
Dual Trace* |
|
|
1 |
Frequency
Counter |
|
|
1 |
Test probe,
10:1/1:1, switchable |
|
|
2 |
2 Probe Adapter |
|
|
1 |
Resistor 100 W; 1%; 0,5 W |
|
|
2 |
Potensiometer 1
kW, 10 putaran
helical |
|
|
2 |
Saluran koaksial
50 meter |
|
|
1 |
Jembatan
Universal |
|
|
1 |
Kabel BNC/4mm
banana |
|
|
10 |
Set kabel
penghubung dan plug |
|
|
1 |
Tee konector BNC* |
|
* = Opsional
4. Dasar Teori
Pengukuran resistansi kabel tidak kritis dan dapat dilakukan dengan sembarang jembatan dc atau penunjukkan ohm meter secara langsung. Bila pengukuran dilakukan dengan menggunakan jembatan wheatstone, pada frekuensi tertentu komponen reaktansi muncul dan mempengaruhi keseimbangan jembatan. Semakin tinggi frekuensi makin keseimbangan jembatan makin sulit diperoleh.
Oleh karena itu, adalah lebih praktis mengembangkan rangkaian jembatan, sehingga besaran karakteristik lain dari kabel dapat diukur. Bagian 2 memperlihatkan, tegangan diagonal UY1 sama dengan nol ketika harga resistansi berbanding sebagai berikut :
Dengan menggunakan helical potensiometer 10 putaran dan R3 = 1 k, 1 bagian pada skala potensiometer sama dengan 1 ohm. Skala tersebut dapat dibaca langsung dalam ohm. Impedansi karakteristik saluran R', diberikan oleh persamaan,
5. Langkah Kerja
- Sambungkan saluran dengan plug connector sehingga menjadi 100 meter.
- Hubung singkat ujung saluran dengan menggunakan kabel test pendek
- Ukur resistansi saluran dengan menggunakan ohm meter dan baca hasil pengukuran.
- Pasang jembatan universal ke panel modul di ujung saluran dan sambungkan saluran ke jembatan.
- Pasang resistor sesuai dengan diagram. (cek kondisi resistor dengan ohm meter sebelum dipasang)
- Pasang generator fungsi dengan V1 sebesar 4 VPP; 50 Hz atau 100 Hz kHz pada jembatan.
- Pasang osiloskup dan hubungkan :Y1 (keluaran channel-1) ke U1 TB (time base) sesuaikan dengan pengukuran.
- Seimbangkan jembatan dengan mengatur potensiometer.
- Setelah seimbang, lepas potensio dan ukur nilai resistansinya dengan menggunakan ohm meter.
- Hitung RX. (resistansi total/resistansi konduktor luar dan dalam kabel koaksial).
6. Hasil Percobaan
7 Ringkasan Hasil Pengukuran
Langkah Nomor | Frekuensi (Hz) | R inner W | R outer W | Resistansi Total (W) | Tegangan yang terukur pada titik
keseimbangan |